Kebugaran jasmani
Kebugaran jasmani merupakan kondisi jasmani yang bersangkutan dengan kemampuan fungsi tubuh dalam melakukan pekerjaan secara optimal dan efisien Kebugaran jasmani erat kaitannya dengan kegiatan manusia dalam melakukan pekerjaan dan bergerak. Secara umum, yang dimaksud kebugaran jasmani adalah kebugaran fisik (physical fitness), yaitu kemampuan seseorang melakukan kerja sehari-hari secara efisien tanpa mengalami kelelahan yang berarti sehingga masih mampu menikmati waktu luangnya (Djoko Pekik Irianto, 2004: 2-3). Kebugaran jasmani yang diperlukan oleh seseoran untuk melakukan aktivitas/pekerjaan tidaklah sama, sesua pekerjaan yang dilakukan (Depdiknas, 1999: 1).
Kebugaran jasmani dapat diperoleh dengan berbagai cara, salah satu diantaranya adalah dengan aktivitas fisik atau berolahraga yang melibatkan komponen kebugaran jasmani dengan metode latihan yang teratur dan terukur. Hal ini sesuai dengan yang dipaparkan Suryanto dan Panggung Sutapa (2006: 148), untuk mendapatkan badan yang segarbanyak Panggung Sutapa (2006: 148), untuk mendapatkan badan yang segar, banyak cara dapat ditempuh, salah satu diantaranya adalah dengan berolahraga. Sehingga, ada beberapa orang yang dalam kehidupan sehariharinya tidak pernah melewatkan olahraga sebagai kegiatan rutinnya.
Bagi seorang siswa, kebugaran jasmani diperlukan dalam proses pendidikan/belajar. Pendidikan merupakan kebutuhan setiap manusia untuk dapat memperoleh suatu keterampilan ataupun pengalaman. Dalam belajar dapat ditempuh melalui dua jalur, yaitu jalur formal dan informal. Jalur formal adalah jalur pendidikan di sekolah mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) sampai perguruan tinggi, yang di dalamnya melibatkan pengajar atau guru dan peserta didik atau murid. Jalur formal akan mempengaruhi kepandaian atau kecerdasan seseorang. Jalur informal adalah jalur pendidikan melalui keluarga ataupun masyarakat.
Olahraga meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak didik untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak didik, antara lain adanya rasa percaya diri, sifat kerjasama, mengetahui kemampuan diri sendiri, menghargai kemampuan orang lain, dan mengetahui aturan permainan yang dapat menambah kedisiplinan (Partinem, 2010: 1). Pernyataan tersebut sesuai dengan pendapat Warsino (2005: 1) manfaat kebugaran jasmani sangat bermacam-macam, salah satunya ialah kebugaran jasmani bagi pelajar dan mahasiswa dapat mempertinggi kemauan dan kemampuan belajar.
Secara umum pengertian kebugaran jasmani adalah kemampuanseseorang untuk menjalankan pekerjaan sehari-hari dengan ringan dan mudah tanpa merasakan kelelahan yang berarti dan masih mempunyai cadangan tenaga untuk melakukan kegiatan yang lain. Dengan jasmani yang hugar, hidup menjadi semangat dan menyenangkan. Kebugaran jasmani tidak hanya menggambarkan kesehatan, tetapilebih merupakan cara mengukur individu melakukan kegiatannya sehari-hari.
Ada 3 hal penting dalam kebugaran jasmani, yaitu :
- Fisik, berkenaan dengan otot, tulang, dan bagian lemak.
- Fungsi Organ, berkenaan dengan efisiensi sistem jantung, pembuluh darah, dan
pernapasan (paru – paru).
- Respon Otot, berkenaandengan kelenturan, kekuatan, kecapatan,dankelemahan.
Berdasarkan konsep kebugaran jasmani tersebut, maka kebugaran jasmaniyang dibutuhkan untuk setiap orang sangat berbeda, tergantung dari sifat tantangan
fisik yang dihadapinya. Contohnya, seorang kuli yang setiap hari bekerja memanggulbarang-barang berat, maka ia harus memiliki kekuatan otot, anaerobic power, dayatahan, dan sebagainya yang lebih baik daripada seorang pekerja kantor. Pekerja kantor tidak banyak menguras tenaga, ia hanya membutuhkan buku-buku dari mejake rak buku atau menekan tombol keyboard computer. Dengan demikian tingkat kebugaran jasmani yang merekan miliki dan mereka butuhkan sangat berbeda. Kerjafisik ataupun latihan dalam jangka pendek misalnya kurang dari 5 menit, belum mutlak memerlukan pembakaran dengan terus berlangsung melalui pembakarandengan oksigen.
Dengan demikian, jantung, peredaran darah, dan paru-paru (alatpernapasan) harus giat bekerja untuk menyalurkan oksigen ke bagian-bagian tubuhyang aktif bekerja. Jadi, gerak kerja ataupun latihan yangcukup lama sebenarnyamendorongkerja jantung, peredaran darah, dan paru-parusehingga dapatmenghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik dari keadaan daya tahan tubuh,terutama jantung.Adapun perubahan-perubahan tersebut dinamakan “efek latihan”. Efek latihan ituanatara lain :
1.Alatalat pernapasan bertambah kuat sehingga memungkinkan aliran udara yang cepat
kedalam dan keluar paru-paru.
- Kerja jantung bertambah kuat dan efisien untuk dapat memompakan lebih banyakdarah yang
mengandung oksigen pada tiap denyutan.
- Peredaran darah menjadi lancar sehinggaunsure-unsur gizi makanan dapatdengan mudah
disuplai ke seluruh jaringan tubuh.
- Tegangan (tonus) otot di seluruh tubuh meningkat sehingga menjadi lebih kuat.
- Latihan Kebugaran Jasmani
Tujuan utama dari latihan kebugaran jasmani adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat kebugaran jasmani. Unsur-unsur kebugaran jasmani yang berhubungan dengan konsep kebugaran jasmani dalam kehidupan sehari-hari terdiridari kekuatan, kelenturan dan keseimbangan. Bentuk- bentuk latihan kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan yang dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan murah, namun menghasilkan kebugaranyang maksimal apabila dilakukan dengan benar, teratur, dan dalam jangka waktuyang lama.
- Kekuatan (Strength)
Kekuatan adalah kemampuan otot tubuh untukmelakukan kontraksi guna membangkitkan tegangan terhadap suatu tahanan. Bentuk latihan yang cocok untuk mengembangkan kekuatan yaitu latihan-latihan tahanan (resistance exercice) dimana kita harus mengangkat, mendorong, atau menarik suatubeban. Beban itu bisa berasal dari anggota tubuh kita sendiri (externalresistance). Agar hasilnya baik, latihan tahanan harus maksimal untuk menahan beban tersebut dan beban harussedikit demi sedikit bertambah berat agar perkembangan otot meningkat. Bentuklatihannya antara lain : mengangkat barbell, dumbell, weight training (latihan beban), dan latihan dengan alat-alat menggunakan per (spring divices).Kekuatanotot merupakan komponen yang sangat penting gunameningkatkankondisi fisik secara keseluruhan. Manfaat kekuatan bagi tubuh adalah :
- Sebagai penggerak setiap aktivitas fisik,
- Sebagai pelindung dari kemungkinan cedera
- Dengan kekuatan akanmembuat orang berlari lebih cepat, melempar ataumenendanglebih
jauh dan efisien, memukul lebih keras, dan dapatmembantumemperkuat stabilitas sendi-
sendi.
Latihan kekuatan dengan beban tubuh kita sendiri (internal resistance) antara lain :
- Latihan untuk otot-otot lengan
1) Push up (telungkup dorong angkat badan)
- a) Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan.
- b) Cara melakukan :
(1) Tidur telungkup, kedua kaki rapat lurus ke belakangdengan ujung kaki bertumpu pada
lantai.
(2) Kedua telapak tangan menapaklantai di samping dada, jari-jari menghadapke depan,
siku ditekuk.
(3)Angkat badan ke atas hingga kedua tangan lurus, sementara posisi kepala,badan, dan
kaki berada dalam satu garis lurus.
(4) Badan diturunkan kembalidengan cara menekuk lengan, sementara posisi kepala,
badan, dan kakitetap lurus tidakmenyentuh lantai.
(5) Gerakan ini dilakukan berulang-ulangsampai tidak kuat.
2) .Pull up (gantung angkat tubuh)
- a) Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan
- b) Cara melakukan :
(1) Sikap awal : bergantung pada palang tunggal, jarakkedua tangan selebarbahu, posisi
telapak tangan mengahadap kearahkepala, kedua lenganlurus.
(2) Mengangkat tubuh ke atas hingga daguberada di ataspalang.
(3) Badan diturunkan kembali dengancarameluruskan lengan, sementara posisi kepala,
badan, dan kaki tetap lurus.
(4) Gerakan ini dilakukan berulang-ulang sampai tidak kuat
3). Latihan otot punggung (back up)
- a) Tujuan : untuk melatih kekuatan otot punggung
- b) Cara melakukan :
(1) Sikap awal tidur terlungkup, kedua kaki rapat lurus kebelakang, kedua tangan dengan
jari-jari berkaitan diletakkan di belakangkepala, pergelangan kaki dipegang oleh
teman
(2) Angkat badan ke atassampai posisi dada dan perut tidak lagi menyentuh lantai ,
kedua tangantetap berada di belakang kepala.
(3) Badan diturunkan kembalid) Gerakan inidilakukan berulang-ulang sebanyak mungkin.
- Latihan Kelenturan (Flexibility)
Kelenturan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan gerak dalamruang gerak secara maksimum tanpa hambatan yang berarti. Terdapat (2) dua teknik gerakan latihan kelenturan, yaitu kelenturan dinamisdan kelenturan statis.
- Latihan kelentuiran dinamis
Latihan keleturan dinamis adalah berbagai pola pergerakan mengayun dan berputar sederhana yang bertujuan untuk mengembangkan kebebasan dankehalusan gerakan. Contoh gerakan dalam latihan kelenturan dinamis : memutar lengan , mengayun kaki, memutar leher, dan memutar pinggang. Latihan-latihan tersebut benar-benar untuk mengembangkan kesantaian, memperlancar sirkulasi darah, dan menyajikan latihan seperti pemanasan yang ringan ke sikap awal.
1) Latihan kelenturan leher secara dinamis
- a) Tujuan : melatih kelenturan otot-otot leher.
- b) Cara melakukan :
(1) Miringkan kepala kesamping kiri dan kanan,sentuhkan telinga kiri ke bahu kiri dan telingan
kanan ke bahu kanan lakukangerakan sebanyak 2×8 hitungan
(2) Gerakkan kepala menunduk ke depan,dagu menyentuh dada, dan gerakkan ke belakang
hingga menengadahlakukan sebanyak 2×8 hitungan
(3) Tengokkan kepala ke kanan dan ke kirilakukan sebanyak 2×8 hitungan
(4) Putar kepala ke samping kirir dan kanan.Satu putaran 4 hitungan lakukan gerakan sebanyak
2×8 hitungan
2) Latihan kelenturan sendi bahu secara dinamis
- a) Tujuan : melatih persendian dan otot bahu serta meluaskan gerakan bahu
- b) Cara melakukan :
(1) Mula-mula berdirir tegak, kedua kaki dibuka selebar bahu, dan kedua tangan disamping
badan
(2) Kemudian rentangkan keduatangan lurus kesamping, lalu putarlah kedua lengan
tersebut dari mulaiputaran perlahan-lahan kemudian cepat dan putaran dari kecil
kemudianmembesar
(3) Gerakan ini dilakukan mulai dari gerakan memutar lengankearah kanan sebanyak 8
hitungan, kemudian dilanjutkandengan gerakanmemutar lengan kea rah kiri sebanyak 8
hitungan.
- Latihan kelenturan batang tubuh secara dinamis
- a) Tujuan : melatih kelenturan otot-otot batang tubuh
- b) Cara melakukan :
(1) Letakkan tangan di pinggang, lalu bengkokkan badankesamping kiri dan kanan
sebanyak 8 hitungan.
(2) Tangan di atas kepala,telapak tangan rapat, lengan lurus, bengkokkan badan ke
samping kiri dansebanyak 2×8 hitungan.
(3) Letakkan tangan di pinggang dan putar ke kiri dankanan 2×8 hitungan.
(4) Tangan di atas kepala, telapak tangan rapat,lenganlurus, putar ke kiri dan kanan 2×8
hitungan.
4).Latihan kelenturan sendi pinggul
- a) Tujuan : melenturkan sendi dan otot pinggul
- b) Cara melakukan :
(1) Mula-mula berdiri tegak, kedua kaki dirapatkan dankedua tangan lurus di atas kepala
(2) Kemudian ayunkan kedua lengan kebawah dengan cara membungkukkan pinggul, lalu
dilanjutkan menggerakkankedua tangan ke atas kepala
(3) Gerakan ini dilakukan secara bergantiandari atas ke bawah dan sebaliknya 5×8
hitungan.
5) .Latihan kelenturan sendi lutut
- a) Tujuan : mengutakan persendian lutut
- b) Cara melakukan :
(1) Mula-mula berdiri tegak, kemudian letakkan salah satukaki berada di depan dan kaki
yang lain di belakang di mana lutut kakidepan ditekuk
(2) Kedua telapak tangan menapak / bertumpu di lantai,sejajar dengan kaki depan
(3) Kemudian renggut-renggutkan pinggul kebawah berulang-ulang dengan menggunakan
pergantian posisis kaki
(4) Gerakan ini dilakukan ke depan dan belakang (2×8 hitungan
6).Latihan kelenturan statis
Latihan keleturan statis adalah bertahan dalam posisi yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu.
- Latihan kelenturan sendi lutut secara statis
- a) Tujuan : melatih kelenturan otot-otot sendi lutut
- b) Cara melakukan :
(1) Berdiri tegak, letakkan salah satu kaki di depan lalubengkokan kaki ke belakang lurus,
tangan menyentuh lantai, tahan 8 hitungan
(2) Balik badan, kaki yang tadinya lurus gentian ditekuk, tahan 8hitungan
- Latihan kelenturan otot punggung dan paha secara statis
- a) Tujuan : melatih kelenturan otot-otot punggung dan pahab) Cara melakukan :
(1) Berdiri tegak, kedua kaki rapat lurus, bungkukkanbadan hingga tangan menyentuh
lantai tahan 8 hitungan
(2) Berdiri tegak,kedua kaki rapat lurus, bungkukkan badan tangan memegang
pergelangankaki, cium lutut, tahan 8 hitungan.
- Latihan kelenturan otot punggung secara statis.
- a) Tujuan : melatih kelenturan otot-otot punggung
- b) Cara melakukan :
(1) Berdiri tegak, kedua kaki rapat lurus, bungkukkanbbadan hingga tangan menyentuh
lantai, tahan 8 hitungan.
(2) Berdiri tegak,kedua kaki rapat lurus, bungkukkan badan tangan memegang
pergelangankaki, cium lutut, tahan 8 hitungan.
- Latihan kayang
- a) Tujuan : melatih kelenturan otot-otot punggung
- b) Cara melakukan:
(1) Tidur telentang, kaki terbuka dan lutut ditekuk, telapak kakimenapak di lantai, kedua
telapak tangan berada di sisi telinga, sikumengarah ke atas.
(2) Angkat badan dengan cara menolakkan kedua tanganhingga lurus dan kedua kaki juga
diluruskan bersamaan. Pertahankan posisikayang selama 8 hitungan
- Latihan Keseimbangan (Balance)Keseimbangan
Adalah mempertahankan tubuh dari suatu tekanan atau beban dari badan dalam keadaan diam atau sedang bergerak. Latihan keseimbanganini dapat dilakukan dengan jalan mengurangi atau memperkecil bidang tumpuan. Latihan keseimbangan adalah latihan / bentuk sikap badan dalam keadaan seimbangbaik pada sikap berdiri, duduk, maupun jongkok.
- Latihan keseimbangan mengangkat salah satu kaki dari sikap kayang.
1) Tujuan : melatih kekuatan otot-otot tungkai, punggung, dan lengan, sertamenjaga keseimbangan.
2) Cara melakukan :
- a) Tidur telentang, kaki terbuka dan lutut ditekuk, telapakkaki menapak di lantai, kedua telapak
tangan berada di sisi telinga, sikumengarah ke atas.
- b) Angkat badan dengan cara menolakkan kedua lenganhingga lurus dan kedua kaki juga
diluruskan bersamaan (posisi kayang).
c).Angkat salah satu kaki lurus ke atas, pertahankan posisi selama 8 hitungan.
- d) Lakukan dengan kaki tumpua yang berbeda.
- Latihan keseimbangan dengan sikap kapal terbang.
1) Tujuan : melatih kekuatan otot-otot tungkai dan menjaga keseimbangan
2) Cara melakukan :
- a) .Berdiri tegak, kedua kaki rapat dan kedua tangan disamping badan.
- b) .Rentangkan kedua lengan, badan dibungkukkan kedepan.
- c) .Angkat salah satu kaki perlahan-lahan lurus ke belakang, hinggabadan dan kaki membentuk
satu garis horizontal, sedangkan kepala tetapmenengadah (sikap kapal terbang)
- d) Setelah seimbang, nagkat tumit kakitumpu dan pertahankan posisi ini selama 8 hitungan.
- e) Lakukan dengankaki tumpu yang berbeda.
- Latihan keseimbangan dari sikap berdiri kemudian jongkok
.1) Tujuan : melatih kekuatan otot-otot tungkai dan menjaga keseimbangan.
2) Cara melakukan :
- a) Berdiri tegak, kedua kaki rapat, dan kedua tangan dipinggang.
- b) Angkat salah satu kaki perlahan-lahan lurus ke depan hinggamembentuk sudut 90 menit
dengan kaki yang lain.
- c) Perlahan-lahanbengkokkan lutut kaki tumpu hingga jongkok dan tahan sebentar.
- d) Berdirilagi dengan posisi salah satu kaki tetap lurus ke depan. e) Lakukan dengan tumpuan
kaki yang berbeda.
- d. Latihan keseimbangan dari sikap duduk.
1) Tujuan : melatih kekuatan otot-otot tungkai dan menjaga keseimbangan
2) Cara melakukan :
- a) Duduk terlunjur dan kedua kaki rapat lurus ke depan.
- b) Dari sikap duduk, angkat kedua kaki bersamaan ke atas sehinggamembentuk huruf V,
pertahankan posisi selama 8 hitungan.
- Latihan keseimbangan dari berdiri dengan satu kaki dan kaki yang lain disilangkandi lutut.
1) Tujuan : melatih kekuatan otot-otot tungkai dan menjaga keseimbangan.
2) Cara melakukan :
- a) Gerakan 1, angkat dan tekuklah kaki kanan ke dalam,pertahankan selama mungkin.
- b) Gerakan 2, tekuklah kaki kanan ke luar,pertahankan selama mungkin.
- c) Lakukan berulang ulang dengan kakibergantian.
- Latihan Meningkatkan Daya Tahan Jantung dan Paru
Latihan yang dapat meningkatkan dan mengembangkan daya tahan jantung dan paru banyak jenisnya antara lain : lari jarak jauh, lari lintas alam, interval training atau latihan yang memaksa tubuh untuk bekerja dalam waktu yang lama (lebih dari 6 menit). Dalam bagian ini akan dijelaskan mengenai interval training.
Beberapa faktor yang harus dipenuhi dalam menyusun program interval training antara lain :
1) Intensitas latihan (beban latihan)
Intensitas latihan yang telah kita lakukan dapat dipantau melalui perhitungan denyut nadi, dengan cara meraba pergelangan tangan tiga jari (jari tengah, jari telunjuk, dan lainnya). Cara menghitung hasilnya adalah hitungan denyut nadi selama 15 detik dikalikan 4, atau selama 10 detik dikalikan 6.
2) Lamannya latihan
Latihan dapat dikatakan bermanfaat untuk kesehatan dan dapat meningkatkan kebugaran jasmani jika dilaksanakan 15 menit hingga 30 menit.
3) Frekuensi latihan
Untuk memperbaiki atau mempertahankan kebugaran jasmani, latihan harus dilaksanakan paling sedikit 3 hari dalam seminggu, sebanyak-banyaknya 5 hari dalam satu minggu.
4) Waktu latihan
Waktu latihan sebaiknya dipilih waktu yang paling tepat, misalnya :
(a) Latihan pagi dilakukan sebelum pukul 10.00
(b) Latihan sore dilakukan setelah pukul 15.00
(c) Latihan dilakukan setiap saat.
(d) Khusus siang hari atau suhu panas hendaknya dihindari untuk mencegah stress.
(e) Tiga jam sebelum tidur latihan harus selesai.
- Latihan Kelincahan
Kelincahan adalah kemampuan seseorang mengubah posisi do area tertentu, dari depan ke belakang, dari kiri ke kanan atau dari samping ke depan. Olah raga yang sangat mengendalikan kelincahan misalnya bulu tangkis.Kelincahan dapat di latih dengan lari cepat dengan jarak sangat dekat, kemudian berganti arah.
Contoh Latihan:
- Lari zig zag
- Lari bolak balik 5 m
- Lari bolak balik 10 m
- Lari angka 8
- Kombinasi lari bolak balik dengan zig zag
- Latihan Ketepatan(Accuracy)
Ketepatan adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan gerk-gerak bebas terhadap sesuatu sasaran. Sepak bola dan bola basket merupakan olahraga yang mebutuhkan ketepatan yang baik untuk memasukkan bola je gawang dengan kaku dan memasukkan bola ke adalam keranjang dengan tangan.
Contoh Latihan:
- Melempar bola tenis ke tembok yang sebelumnya telah diberi sasaran
- Latihan memasukkan bola basket kekeranjang tepat di bawah ring
- Kaatihan menendang bola ke gawang yang di jaga olah penjaga gawang
7). Latihan Daya Otot(Muscular Power)
Daya otot adalah kemampuan seseorang dengan mempergunakan kekuatan maksimum yang dekerahkan dalam waktu sependek-pendeknya. Dengan kata lain berhubungan dengan sistem aerobik dalam proses pemenuhan energinya. Daya otot dapat disebut juga daya ledak otot (explosive power).
Latihan yang dapat melatih daya ledak otot adalah latihan yang bersifat cepat atau berlangsung secepat mungkin
Contoh Latihan:
- Vertical jump (meloncat ke atas)
- Front jump (meloncat ke depan)
- Side jump (Meloncat ke samping)
8). Latihan peningkatan kecepatan (speed)
Kecepatan adalah kemampuan untuk menempuh suatu jarak dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. (Muhajir 60: 2006). Kecepatan bukan hanya berarti menggerakkan seluruh tubuh dengan cepat, tetapi dapat pula terbatas pada menggerakkan anggota-anggota tubuh dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
Bentuk-bentuk latihan untuk meningkatkan kecepatan antara lain :
1) Lari cepat dengan jarak 40 dan 60 meter
- a) Tujuannya : – melatih kecepatan gerakan seseorang
– untuk mengukur kecepatan.
- b) Perlengkapan :
(1) Lintasan yang lurus, datar, rata, tidak licin, berjarak 40-60 meter.
(2) Bendera start, peluit, stopwatch, serbuk kapur, formulir tes, alat tulis.
- c) Pelaksanaan / cara melakukannya adalah sebagai berikut :
(1) Siswa berdiri di belakang garis start dengan sikap badan tegak dan kedua kaki dibuka.
(2) Kedua tangan di samping badan dengan sikap berdiri, dengan salah satu ujung jari kakinya
sedekat mungkin dengan garis start (aba-aba bersedia).
(3) Pada aba-aba “siap” siswa mengambil sikap start berdiri siap untuk berlari.
(4) Pada aba-aba “ya” siswa lari secepat mungkin menuju garis finish atau menempuh jarak 40-
60 meter.
(5) Apa siswa mencuri start, atau mengganggu lintasan lain maka tes harus diulang.
(6) Pengukuran waktu dilakukan pada saat bendera di angkat (saat aba-aba “ya”) sampai siswa
dapat melintasi garis finish.
- d) Penilaian / cara penilaian
(1) Hasil yang dicatat adalah waktu yang dicapai siswa untuk menempuh jarak 40-60 meter.
(2) Angka dicatat sampai ber seratus detik bila stopwatchnya digital, bila manual sampai persepuluh
detik.
2) Lari naik bukit (Up hill)
Tujuannya : mengembangkan kekuatan dinamis (dynamic strength) otot-otot tungkai, kekuatan dinamis juga bisa dikembangkan dengan lari di air, pasir atau lapangan yang empuk.
3) Lari menuruni bukit (Down hill)
Tujuannya : melatih kecepatan frekuensi gerak kaki.
9). Latihan Koordinasi
Koordinasi adalah kemampuan seseorang mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda ke dalam pola gerakan tunggal secara efektif.
Contoh Latihan:
- Memantulakan bola tenis ke tembok dengan tangan kanan kemudian menangkapnya dengan
tangan kiri
- Memantulakan bola tenis ke tembok dengan tangan kiri kemudian menangkapnya dengan tangan
kanan
- Melempar ke atas bola tenis dengan tangan kanan dan menangkapnya dengan tangan kiri
- Melempar ke atas bola tenis dengan tangan kiri dan menangkapnya dengan tangan kanan
10.Latihan Reaksi
Reaksi adalah kemampuan seseorang untuk segera bertindak secepatnya dalam menanggapi rangsangan yang di timbulkan lewat indera.
Contoh Latihan:
- Menangkap bola tenis yang di lempar oleh orang lain
- Faktor yang mendukung tercapainya kebugaran jasmani
Ada beberapa faktor yang mendukung tercapainya kebugaran jasmani, yaitu :
- Latihan fisik yang teratur.
Latihan yang dimaksud adalah kegiatan kita berolahraga sore ataupun pagi hari, misalnya Jogging,
Sepak bola/olahraga lainnya.
- Pola hidup sehat.
Dengan pola hidup yang sehat dan teratur tentu saja sangat merupakan faktor penting dari
aktifitas ini, dengan pola makan yang sehat, istirahat yang teratur maka proses kerja tubuh akan
berlangsung dengan baik.
- Rekreasi.
Tentu saja dengan rekreasi maka lengkaplah aktifitas yang kita lakukan, menghilangkan lelah dengan merilekskan fikiran dan tubuh dengan berekreasi kemana pun tempat hiburan yang dituju, namun pada poin nomor 2 tetap terjaga dengan baik.
Ada beberapa bentuk latihan untuk mengetahui bagaimana kualitas kebuugaran jasmani kita, berikut adalah Tes kebugaran Jasmani untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas :
- Lari Cepat/Sprint dengan jarak tempuh/lintasan sepanjang 60 meter.
- Baring Duduk/sit-up dengan waktu yang ditentukan selama 60 detik.
- Angkat Tubuh/Pull-up dengan waktu yang ditentukan selama 60 detik.
- Lompat tegak/ melompat keatas pada posisi kita berdiri dengan tangan meraih ukuran yang
diletakan didinding setingi-tingginya.
- Lari jarak jauh +2 Km.
- Latihan Jasmani
Latihan jasmani yang teratur sesuai kaidah yang berlaku dapat meningkatkan kesegaran jasmani, antara lain:
1.Dampak latihan jasmani terhadap tubuh
O Meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru
O Memperkuat sendi dan otot
O Menurunkan tekanan darah
O Mengurangi lemak
O Memperbaiki bentuk tubuh
O Memperbaiki kadar gula darah
O Mengurangi risiko penyakit jantung koroner
O Memperlancar aliran darah
O Memperlancar pertukaran gas
O Memperlambat proses menjadi tua2.